• Selasa, 5 Juli 2022

Potensi Wisata Puncak Menurut Bupati Bogor Ade Yasin

- Rabu, 30 Maret 2022 | 13:15 WIB
Area Puncak. (Boks/Bogor Times)
Area Puncak. (Boks/Bogor Times)

Bogor Times-Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin menerangkan kawasan Puncak sebagai kawasan wisata yang ramah, aman, nyaman dan berkelanjutan, saat di Pendopo Bupati Bogor, Rabu, 30 Maret 2022.

Ia menjelaskan bahwa selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (Riparnas) Tahun 2010-2025 dan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (Ripparprov).

Pembangunan kepariwisataan Kabupaten Bogor tahun 2020-2025, fokus untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai destinasi pariwisata yang maju, berbudaya, berwawasan lingkungan, berkelas dunia dan berkelanjutan.

Baca Juga: Parkit Taman Fathan Hambalang Rp 20 Ribu, Eksotis Penuh Menu Istimewa Manjakan Pengunjung

Menurut Ade Yasin, sektor pariwisata merupakan salah sektor unggulan Kabupaten Bogor, dengan perencanaan pengembangan yang tepat, sektor pariwisata ini diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja, mendongkrak pendapatan daerah dan menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor. 

“Terlebih Kabupaten Bogor ini daerah yang berdekatan dengan ibu kota negara dan berbatasan langsung dengan 10 kabupaten/kota dan dua provinsi yang dikelilingi sekitar 70 juta populasi, sehingga potensi wisata Puncak ini sangat besar, bahkan kawasan Puncak menjadi wisata favorit warga Jabodetabek,” bebernya. 


Bupati Bogor menjelaskan bahwa kebijakan pengembangan potensi  pariwisata ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di kawasan Kabupaten Bogor sesuai dengan Ripparnas tahun 2010-2025 mencakup beberapa wilayah yakni, Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Bogor-Halimun, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Baca Juga: Jokowi Dianggap Tak Ubah Dengan Soeharto, Gunakan Istana Muluskan Ide Konstitusi

Puncak-Gunung Gede Pangrango, lalu tertuang dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024 mengenai destinasi wisata alam prioritas Halimun-Salak, Perpres Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Perkotaan Jabodetabekpunjur. Kemudian Perpres Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Geopark Pongkor, PP Nomor 69 Tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Lido. 


Selanjutnya, tambah Ade Yasin juga tertuang dalam Ripparprov Jabar 2015-2025 meliputi destinasi pariwisata Bogor-Cianjur-Sukabumi, kawasan strategis ekowisata alam Puncak dan sekitarnya, lalu kawasan pengembangan ekowisata dan budaya Gunung Halimun, Salak-Gede Pangrango, kawasan pengembangan pariwisata alam Bogor-Depok dan sekitarnya serta RPJMD Provinsi Jawa Barat 2018-2023 yang mengatur Kawasan Ekonomi Khusus Lido.

Halaman:

Editor: Imam Shodiqul Wadi

Tags

Terkini

Ratusan PKL Parung Ditertibkan

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:49 WIB

Keluarga Korban Geng Motor Harap Keadilan

Jumat, 17 Juni 2022 | 20:16 WIB

Para Ajudan Bupati Ade Yasin Kini Jadi Saksi

Sabtu, 28 Mei 2022 | 20:35 WIB

Wow, Bupati Ade Yasin Terciduk KPK

Rabu, 27 April 2022 | 10:35 WIB

KPAD Kabupaten Bogor: Stop Tauran Remaja

Minggu, 10 April 2022 | 10:54 WIB
X