• Senin, 20 September 2021

Mau Tau Gaya Bersenggama dan Rahasia Dibaliknya Menurut Ajaran Islam?

- Jumat, 10 September 2021 | 10:40 WIB
pengantin Baru (Bogortimes.com)
pengantin Baru (Bogortimes.com)

Bogor Times- sebagian orang mungkin masih tabu jika membahas soal posisi atau style bersenggama pasangan suami istri. Padahal dalam Islam justru dibahas hingga mendetail.

Tidak hanya itu,  rahasia dibalik senggama pun terdapat didaamnya. Diantaranya kapan waktu yang tepat melakukan senggama dengan mengharapkan keturununan sesuai yang dinginkan.

Sudah merupakan sebuah kemakluman bahwa tak akan ada panen tanpa terlebih dulu menanam benih pada bumi, kemudian mengolah dan merawatnya melalui teori dan teknik pertanian. Dan juga perlu waktu beberapa lama hingga buahnya menjadi siap panen. Begitu pula tak akan terwujud seorang anak dan keturunan tanpa terlebih dulu memasukkan sperma suami di dalam indung telur istrinya ( bersenggama ).

Baca Juga: Menelanjangi Arti Perkawinan Menurut Kitab Fathu Izar Karangan KH. Abdullah Fauzi Pasuruan.
Allah berfirman:

نِسَائُكُمْحَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوْا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوْا لأَِنْفُسِكُمْ


“Wanita-wanita kamu semua adalah ladang bagimu. Maka datangilah ladangmu itu semaumu dan kerjakanlah olehmu (amal-amal yang baik) untuk dirimu sendiri” { QS. Al-Baqoroh: 223 }

Baca Juga: Bagaimana Hukum Akad Nikah Bagi Wanita Yang Dalam Keadaan Haid?


Sebab diturunkannya ayat ini adalah ketika kaum muslimin mengatakan bahwa mereka menggauli istri mereka dengan posisi berlutut, berdiri, terlentang, dari arah depan dan dari arah belakang.
Menanggapi pernyataan kaum muslimin tersebut kaum Yahudi menyatakan: “Tidaklah melakukan hubungan semacam itu selain menyerupai tindakan binatang, sedangkan kami mendatangi mereka dengan satu macam posisi. Sungguh telah kami temukan ajaran dalam Taurat bahwa setiap hubungan badan selain posisi istri terlentang itu kotor di hadapan Allah.

Kemudian Allah membantah pernyataan kaum Yahudi tersebut. Jadi dalam kandungan ayat ini menunjukkan dibolehkannya seorang suami menyetubuhi istrinya dengan cara apapun dan posisi bagaimanapun yang ia sukai. Baik dengan cara berdiri, duduk atau terlentang. Dan dari arah manapun suami berkehendak. Baik dari atas, dari bawah, dari belakang atau dari depan. Dan boleh juga menyetubuhinya pada waktu kapanpun suami menghendaki baik siang hari atau malam hari. Dengan catatan yang dimasuki adalah lubang vagina.

Dalam Kitab Fathu Izar diterangkan bahwa :

Halaman:

Editor: Mochammad Nurhidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bekal Berumah Tangga dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari

Minggu, 19 September 2021 | 23:58 WIB

Enam Wasiat Wali Abdal Untuk Seluruh Umat Muslim

Minggu, 19 September 2021 | 23:12 WIB

Sholawat Nariyah, Isi Teks Arab, Latin dan Terjemah

Minggu, 19 September 2021 | 19:54 WIB

Tatacara Bersuci Bagi Penyandang Tuna Netra

Rabu, 15 September 2021 | 07:05 WIB

Syarat Sah Shalat dalam Kitab Fathul Muin

Jumat, 10 September 2021 | 10:15 WIB

Logo Peringatan Hari Santri Versi PBNU

Jumat, 10 September 2021 | 06:22 WIB
X