• Rabu, 27 Oktober 2021

Berdoalah Yang Baik, Karena Junjungan Kita Nabi Muhammad Tak Pernah Mendoakan Buruk Walaupun Kemusuh.

- Kamis, 30 September 2021 | 20:48 WIB
fixabay (fixabay)
fixabay (fixabay)

BogorTimes - Rasulullah SAW merupakan suri tauladan yang ideal dalam segala hal. Semua yang nampak di diri nya adalah panutan bagi umat nya.

Akhlaknya yang terpuji, perkataanya yang lemah lembut di dalam nya semua penuh hikmah, perbuatannya yang sangat jujur tak lepas sedikit pun memberikan bahwa dia adalah seorang nabi pantas di contoh, sehingga setiap mengambil langkah selalu hati-hati dan tidak sedikpun ada sisi celanuya, ini menjadi sebaab meski di ikuti langkah langkah nya nabi besaar Muhammad SAW. 

Sayyid Wajihuddin Abdurrahman ad-Diba’ (wafat 944 H), dalam kitab maulidnya menggambarkan akhlak terpuji Rasulullah dengan ungkapan syair yang sangat indah. Ia mengatakan,

قَلْبُهُ لَا يَغْفَلُ وَلَا يَنَامُ،  وَلَكِن
ْ لِلْخِذْمَةِ عَلَى الدَّوَامِ مُرَاقِبُ، إِنْ أُوْذِيَ يَعْفُ وَلَا يُعَاقِبُ، وَإِنْ خُوْصِمَ يَصْمُتُ وَلَا يُجَاوِبُ  

Artinya, “Hatinya tidak pernah lengah dan tidak (pula) tidur, bahkan selalu berkhidmah dan mengingat Allah. Jika disakiti, beliau selalu memaafkan dan tidak membalas menyakiti. Jika diajak bertengkar, beliau selalu diam dan tidak menjawab.”  

Baca Juga: Tragis, Seorang Pria Meninggal Saat Live TikTok

Demikian begitulah kemuliaan Akhlaq kepribadian Rasulullah SAW. Semua itu tidak terlepas dari prinsipnya sebagai seorang Rasulullah SAW yang oleh Allah SWT diutus sebagai rahmat bagi alam semesta, untuk umat manusia, hewan, tumbuhan, dan semua yang ada di seluruh alam jagat raya ini turut merasakan rahmat atas diutusnya Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an Allah SWT Berfirman, 

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِين

Artinya, “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam” (QS Al-Anbiya’: 107).  

Jika Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat untuk alam semesta maka seluruh yang dibawa olehnya adalah “kasih-sayang”, tanpa kekerasan dan rasa dendam. Bahkan, ia selalu mengajak pada kebenaran meski terkadang serangan, hinaan, cacian dan lain sebagainnya merintangi jalan dakwahnya.  

Halaman:

Editor: Imam Shodiqul Wadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obat Maksiat Hati dari Abah Guru Sekumpul

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:32 WIB
X