• Rabu, 27 Oktober 2021

Warga Nahdliyyin Geger, Terdengar Nyaring Habib Luthfi dan KH. Said Aqil Berkolaborasi Menggawangi NU.

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 15:44 WIB
m.youtube-aswaja (m.youtube-aswaja)
m.youtube-aswaja (m.youtube-aswaja)

BogorTimes - Habib Luthfi bin Yahya dan KH. Said Aqil Siradj dinilai bisa membawa Nahdlatul Ulama (NU) akan semakin menjadi jadi dalam ormas Islam dan semakin naik melambung tinggi popularitas kewibawaan di mata ummat Muslim dunia.

Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi masyarakat Islam yang Tak diragukan lagi seantero dunia, sudah melanglang buana sejagat raya, bahkan masyarakat dunia mengappresiasi setiap langkah-langkah nya untuk kemaslahatan ummat Muslim dunia.

Nahdlatul Ulama (NU) sungguh telah diakui oleh dunia sebagai ormas yang menawarkan ide gagasan cemerlang di kancah mata dunia dan mampu memberikan solusi pandangan keislaman yang moderat dan toleran dan itu sangat dibutuhkan oleh ummat Muslim di dunia saat ini.

Baca Juga: Persib Bandung Menang Bersama Lagi Manajeman Akan Melakulan Evaluasi

"Hal ini tentu tidak lepas dari dua sosok penting dalam NU, yaitu KH. Said Aqil Siradj dan Habib Luthfi bin Yahya. Keduanya adalah tokoh Muslim berpengaruh di dunia. Keduanya sudah menjadi tokoh Muslim berpengaruh secara internasional," ujar Taufik Damas, alumnus Universitas Al Azhar Mesir.

Seperti yang kita ketahui, bahwa lembaga riset independen di Yordania, The Royal Islamic Strategic Studies Centre (MABDA), menbuktikan dengan hasil riset nya, tentang beberapa tokoh-tokoh Muslim yang berpengaruh di dunia Islam: The Muslims 500; The Worlds 500 Most Influential Muslims 2021.

Disebutkan disana. Ada tiga tokoh peting dan sangat berpengaruh di kalangan ummat Muslim Indonesia yang masuk dalam jajaran Top 50 dari 500 muslim paling berpengaruh di Dunia dari The Muslim 500. Mereka adalah Presiden Joko Widodo, KH. Said Aqil Siradj, dan Habib Luthfi bin Yahya.

Baca Juga: Ngeri Cuma Indonesia, Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama Se-Asia Tenggara, Rupanya Di Karawang JABAR.

Sementata Presiden Indonesia iaitu Presiden Joko Widodo  berada di posisi ke-12, KH. Said Aqil Siradj di posisi 18, dan Habib Luthfi bin Yahya di posisi 38.

Dikabarkan dalam waktu dekat, 23-25 Desember 2021, rencananya akan digelar Muktamar NU. Menurut Taufik Damas, Habib Luthfi bin Yahya dan KH Said Aqil Siradj sangat layak menjadi pilihan pemimpin di tubuh NU sebagai tindak lanjut dari gerakan internasional kaum Muslim Indonesia.

Halaman:

Editor: Imam Shodiqul Wadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obat Maksiat Hati dari Abah Guru Sekumpul

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:32 WIB
X