• Senin, 20 September 2021

Prihatin Atas Korban Kebakaran Lapas, Kemenkum HAM : Harus Ada Strategi Agar Musibah Ini Tidak Terulang

- Rabu, 8 September 2021 | 19:52 WIB
Yasona H Laoly Meninjau Lapas  (Instagram @yasonna.laoly)
Yasona H Laoly Meninjau Lapas (Instagram @yasonna.laoly)

Bogor Times - Banyak yang menjadi korbaan kebakaran lapas kelas I Tanggerang,Banten. Menteri Hukum dan HAM Yasona
Laoly mengintruksikan jajaranya untuk fokus pada evakuasi dan pemulihan warga binaan. Hal tersebut disampaikan Yasona saat menunjau langsung lapas I Tanggerang,Rabu (8/9/21)

"Rasa duka mendalam saya sampaikan atas jatuhnya korban dalam kebakaran ini. Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk secepatnya melakukan evakuasi dan fokus memberikan penanganan terbaik untuk memulihkan korban luka. Ini musibah yang memprihatikan bagi kita semua," ujar Yasonna .

Yasona meninjau lapas setelah menyelesaikan rapat yang sudah di agendakan, dalam kegiatan rapat Menkumham terus memantau perekmbangan kejadian lapas.

"Saya meninjau ke sini segera setelah menyelesaikan rapat yang sudah teragendakan jauh hari sebelumnya. Tapi, saat rapat pun saya terus memantau perkembangan yang terjadi," tuturnya.

Musibah kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu dinihari.yang diduga terjadi karena konsleting arus listrik.

Baca Juga: Di Depan Menkomarves Luhut, Ridwan Kamil Melaporkan Sungai Citarum Turun Level

Kebakaran tersebut mengakibatkan sekitar 41 orang meninggal dunia dan sejumlah lagi mengalami luka. Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan.

"Data yang saya peroleh menyebutkan ada 41 orang yang meninggal akibat kebakaran ini. Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu tindak pidana pembunuhan, sementara lainnya narkoba. Dua di antara korban meninggal merupakan warga negara asing dari Afrika Selatan dan Portugal," tuturnya.

Baca Juga: Ketua PBNU 'Tidak Ada Urusan Mau 2-3 Periode Presiden. Tidak Ada Hukum Fiqih'

Yasonna memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan aparat terkait untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrul Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Organisasi WHO Soroti Klaster Siswa Terinfeksi Covid-19

Jumat, 17 September 2021 | 21:58 WIB

Ramai Surat Edaran Bantuan Pesantren di Nilai Hoak

Jumat, 17 September 2021 | 21:54 WIB

Puan Maharani Geram, Kapan China Memasuki Natuna Utara

Jumat, 17 September 2021 | 16:05 WIB

Pendaftaran Prakerja Gelombang 21 di Buka Hari Ini

Kamis, 16 September 2021 | 13:18 WIB
X