• Minggu, 2 Oktober 2022

Tantangan Guru BK pada Asesmen Nasional

- Minggu, 5 Juni 2022 | 13:44 WIB
Ilustrasi:  (Pixabay.com)
Ilustrasi: (Pixabay.com)

Bogor Times- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program pengganti Ujian Nasional yaitu Asesmen Nasional, yang dilaksanakan mulai bulan Maret tahun 2021.

Apa itu Asesmen Nasional? Asesmen Nasional menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makariem adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah, yang terdiri dari tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar seperti dikutip dari laman kemdikbud.go.id.


Asesmen Nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran saja, program ini juga menjadi tanggungjawab guru bimbingan konseling. Guru bimbingan konseling harus mampu menyajikan data pendukung yang diperlukan oleh guru mata pelajaran.

Baca Juga: Menyambut PTM, Yayasan Pendidikan Muhammadiyah Parung Gelar Vaksinasi untuk Siswa Siswi

Kegiatan kolaborasi guru adalah unsur penting dalam keberhasilan program ini.

Program baru selalu membutuhkan waktu untuk dipahami, dan membutuhkan waktu untuk uji coba. Akan tetapi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyampaikan seperti dikutip dalam laman kemdikbud.go.id bahwa Asesmen Nasional untuk tahun 2021 tidak memerlukan persiapan-persiapan khusus maupun tambahan yang justru akan menjadi beban psikologis tersendiri, tidak usah cemas, tidak perlu bimbel khusus demi Asesmen Nasional”.

Pesan ini harus mampu dipahami oleh guru, kepala sekolah, peserta didik dan orang tua.

Baca Juga: Bunda Emmerio Kahn Mumtadz: Mamah pulang dulu ke Indonesia

Program Asesmen Nasional juga membawa tantangan bagi guru bimbingan konseling dalam perannya mendukung keterlaksanaan program tersebut. Mengapa hal ini menjadi tantangan? karena guru bimbingan konseling harus mampu mengupas satu persatu potensi diri yang dimiliki oleh peserta didik. Guru bimbingan konseling harus memiliki data yang akurat dan valid tentang karakteristik peserta didik yang akan terlibat dalam Asesmen Nasional.

Metode apa yang harus digunakan oleh guru bimbingan konseling?.

Halaman:

Editor: Ahmad Fauzi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PC KMHDI bangun Komunikasi dengan Bawaslu

Jumat, 30 September 2022 | 17:49 WIB

Inilah Adab Orang Tua pada Anak, Berdasarkan Nas

Jumat, 30 September 2022 | 08:55 WIB

Simak 14 Sasaran Utama dalam Operasi Zebra 2022

Jumat, 30 September 2022 | 08:17 WIB

Sejarah PKI, Catatan Kelam Perjalanan Bangsa Indonesia

Jumat, 30 September 2022 | 08:12 WIB

Geger, Penemuan Bayi Mungil di Semak-semak

Kamis, 29 September 2022 | 16:40 WIB

Waspada! Kode Barcode Judi Online Sasar Game Anak

Kamis, 29 September 2022 | 09:04 WIB

Eks KPK Dampingi Sambo, Novel: Saya Kecewa

Kamis, 29 September 2022 | 08:52 WIB
X