• Selasa, 29 November 2022

Komersilkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL, Kades Masuk BUI

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:38 WIB
Loket BPN Kabupaten Bogor kosong  (Rosyka/Bogor Times)
Loket BPN Kabupaten Bogor kosong (Rosyka/Bogor Times)

BogorTimes-Kepala Desa (Kades) Lambangsari, Pipit Heryanti diduga tega memanfaatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) demi meraup pundi-pundi rupiah.

Peraih penghargaan pada Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang digelar KPK tahun 2020 silam itu pun ditahan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi atas dugaan pencurian uang rakyat PTSL.

Penahanan dilakukan setelah penyidik kejaksaan mendapatkan bukti yang cukup atas dugaan pencurian uang rakyat yang dilakukan Pipit Heryanti.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Bekasi, Siwi Utomo menyatakan bahwa kades cantik ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Bahwa penyidikan dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang keberatan atas permintaan sejumlah uang dalam proses PTSL,” tuturnya.

Dari hasil penyidikan, Pipit Heryanti diduga melakukan tindak pidana pencurian uang rakyat penyalahgunaan kekuasaan sebagai perangkat Desa Lambangsari.

 

Tersangka diduga meminta sejumlah uang dalam penyelenggaraan PTSL di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, tahun 2021.


“Hal tersebut berawal dari ditetapkannya Desa Lambang Sari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu desa yang mendapatkan program PTSL oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi pada tahun 2021,” kata Siwi Utomo.

Selanjutnya, para warga yang mendaftarkan tanahnya untuk mengikuti program PTSL mengajukan berkas permohonan ke masing-masing Ketua RT.

Halaman:

Editor: Usman Azis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Tata Cara Shalat Jenazah Ghaib

Senin, 21 November 2022 | 22:10 WIB

1912 Unit Rumah Rusak, 3895 Warga Mengungsi

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X