• Selasa, 29 November 2022

Sadis, Dua Remaja Bersaudara DIperkosa dan Dibunuh

- Sabtu, 17 September 2022 | 16:08 WIB
Ilustrasi Perempuan dan Keperawanan (Pixabay)
Ilustrasi Perempuan dan Keperawanan (Pixabay)

Bogor Times- Dua perempuan bersaudara di Uttar Pradesh, India dilaporkan diperkosa, dibunuh, dan digantung di pohon, dalam insiden kekerasan seksual terbaru, yang mengejutkan seisi negara itu.

Mayat kedua gadis yang berusia 15 dan 17 tahun itu ditemukan tergantung di pohon dengan syal milik mereka di dekat rumahnya, tepatnya di wilayah Lakhimpur pada Rabu, 14 September 2022.

Diketahui mereka merupakan kasta Dalit, kasta terendah dalam sistem kasta Hindu, yang hierarkis dan dinilai diskriminatif di India.

Baca Juga: Sadis, Dua Remaja Bersaudara DIperkosa dan Dibunuh

Baca Juga: Diduga Kerap Lakukan Asusila, Warga Depok Tolak Hadiran Pimpinan Pondok Pesantren dan Media Islam

Baca Juga: 17 Organisasi Kolaborasi Gelar Ngamal Untuk Rasta

Pihak berwenang mengatakan, pemeriksaan mayat mengonfirmasi bahwa keduanya diperkosa setelah diseret ke ladang tebu. Mereka kemudian dicekik hingga meninggal dunia, sebelum akhirnya digantung di pohon untuk membuat kematian mereka terlihat seperti kasus bunuh diri.

Enam pria, termasuk tetangga keluarga, telah ditangkap dan didakwa dengan kejahatan pemerkosaan, pembunuhan, dan menutupi pembunuhan itu.

“Gadis-gadis itu diperkosa di ladang. Ketika mereka bersikeras agar para pria menikahi mereka, para pria mencekik mereka dengan dupatta (syal) mereka,” kata Kepala Polisi Distrik, Sanjeev Suman, sebagaimana dilansir dari The Guardian.

Baca Juga: Roro Fitria Singgung soal Ketidaksetiaan

Baca Juga: Mall ITC BSD Serpong Disantroni Perampok Bersenpi

Baca Juga: TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Sabu

Menurut polisi, para pelaku, yang semuanya berasal dari desa yang sama, dikenal baik oleh kedua gadis itu. Keduanya pun secara sukarela pergi bersama mereka pada Rabu sore.

Editor: Rajab Ahirullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Tata Cara Shalat Jenazah Ghaib

Senin, 21 November 2022 | 22:10 WIB

1912 Unit Rumah Rusak, 3895 Warga Mengungsi

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X