• Selasa, 29 November 2022

Situasi Usai Gempa Magnitudo 5,6 di Cianjur: Ambulans Hilir Mudik Bawa Korban ke Rumah Sakit

- Senin, 21 November 2022 | 20:54 WIB
Suasana di RS Cimacan, Cipanas-Cianjur pascagempa magnitudo 5,6. /Instagram @visitcianjur (Sumber gambar/pikiran rakyat.com)
Suasana di RS Cimacan, Cipanas-Cianjur pascagempa magnitudo 5,6. /Instagram @visitcianjur (Sumber gambar/pikiran rakyat.com)

Bogor Times-Pascagempa magnitudo 5,6 yang menerjang Cianjur, Jawa Barat, banyak korban yang dilaporkan berjatuhan, Senin 21 November 2022.

Dari sebuah video yang diunggah akun Instagram @visitcianjur, terlihat ambulans hilir mudik membawa korban gempa Cianjur dari berbagai lokasi.
Sirine ambulans menggema di Rumah Sakit Cimacan, Cipanas-Cianjur.

Para petugas medis pun terlihat sibuk menangani para korban yang diturunkan dari sejumlah ambulans.
"Kondisi terkini di RS Cimacan, Cipanas-Cianjur pasca gempa 5,6 SR yang mengguncang Cianjur siang tadi," kata akun itu.

Baca Juga: Data PMI Cianjur: 20 Orang Meninggal Dunia Akibat Tertimpa Bangunan, Gempa Susulan Masih Terjadi

Tak hanya di RS Cimacan, RS Umum Sayang Cianjur juga tampak dipenuhi oleh para korban gempa. 
Saking membludaknya, para korban disimpan di luar RS Umum Sayang untuk memudahkan evakuasi. 
Gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan disebakan oleh aktivitas sesar Cimandiri.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Cimandiri," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ucapnya menambahkan.

Baca Juga: Pristiwa Gempa Cianjur: 62 Orang Dikabarakan Meninggal Dunia

Listrik di Wilayah Cianjur Padam
Di sisi lain, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan kabupaten Cianjur dilaporkan tidak mendapatkan akses listrik pascagempa magnitudo 5,6.

"Jadi kami baru dapat informasi, di lokasi memang listrik itu sedang padam, sehingga ini sedikit berpengaruh pada komunikasi," tutur Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Senin, 21 November 2022.
"Tapi kami selalu berkomunikasi dengan BPBD," ucapnya menambahkan.***

Editor: Rajab Ahirullah

Sumber: Pikiran rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Tata Cara Shalat Jenazah Ghaib

Senin, 21 November 2022 | 22:10 WIB

1912 Unit Rumah Rusak, 3895 Warga Mengungsi

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X