• Minggu, 2 Oktober 2022

Di Kecamatan Cigudeg Diduga Ada Sebanyak 49 Orang Jadi Korban Tindak Pidana Korupsi

- Kamis, 24 Juni 2021 | 07:37 WIB
FB_IMG_1624494250274
FB_IMG_1624494250274




Paling parahnya lagi setelah terduga korban tindak pidana korupsi ini melakukan pengecekan saldo di ATM bersama kepala dusun dan ketua rw setempat,diduga uang miliknya ini pun raib.





Berdasarkan pengecekan saldo di ATM.Pada 27 Maret 2021 Kementerian Sosial diketahui mengirimkan uang sebesar Rp 1.125.000.





Masih menurut keterangan di struk itu,uang itu kemudian diduga diambil sebesar Rp100 ribu pada 31 Mei 2021. Tak sampai di situ, uang miliknya juga diduga raib sebesar Rp1 juta pada 1 Juni 2021 lalu.





"Pada tahun 2020 karena ATM masih dipegang oleh pendamping,saya pun curiga bahwa uang itu diduga diambil oleh Pak Uwaesul Qurni,"ujar E kepada wartawan Bogor Times dengan nada kecewa.





Menurut pengakuan pendamping PKH kepada dia. Alasan terduga korban tindak pidana korupsi ini tak lagi mendapatkan bantuan beras,itu dikatakan oleh pendampingnya karena saldo di ATMnya habis.

Halaman:

Editor: Febri Daniel Manalu

Terkini

PC KMHDI bangun Komunikasi dengan Bawaslu

Jumat, 30 September 2022 | 17:49 WIB

Inilah Adab Orang Tua pada Anak, Berdasarkan Nas

Jumat, 30 September 2022 | 08:55 WIB

Simak 14 Sasaran Utama dalam Operasi Zebra 2022

Jumat, 30 September 2022 | 08:17 WIB

Sejarah PKI, Catatan Kelam Perjalanan Bangsa Indonesia

Jumat, 30 September 2022 | 08:12 WIB

Geger, Penemuan Bayi Mungil di Semak-semak

Kamis, 29 September 2022 | 16:40 WIB

Waspada! Kode Barcode Judi Online Sasar Game Anak

Kamis, 29 September 2022 | 09:04 WIB

Eks KPK Dampingi Sambo, Novel: Saya Kecewa

Kamis, 29 September 2022 | 08:52 WIB
X