• Rabu, 27 Oktober 2021

Isu PKI adalah Isu Sampah! Begini Cara Menyikapi dan Memahaminya

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 04:02 WIB
Tangkap layar film g30s PKI (Youtube @tvmu)
Tangkap layar film g30s PKI (Youtube @tvmu)


BogorTimes - Terlalu jelas apa yang hendak digembor-gemborkan oleh kelompok barisan sakit hati karena di Pemerintahan ini mereka sangat terganggu kepentingannya.

Mau mereka, kekuasaan itu berpihak kepadanya sehingga apa saja yang dilakukannya mulus tanpa rintangan berarti.

Bahkan kalau mereka berbuat dholim atau semena-mena kepada rakyat, mereka bisa lolos dari segala jeratan tuntutan.

Baca Juga: Membongkar Seluk-Beluk Perjalanan Penting Hari Santri Dan Goresan Tinta Emas Sejarah Resolusi Jihad NU.

Gambaran itu pernah terjadi di zaman orde baru. Ada berapa banyak kasus besar yang bisa terang benderang?

Ada berapa banyak orang yang bisa dengan mudah hilang karena melakukan kritik pedas yang menganggu kepentingan penguasa orba saat itu? Ini jauh beda dengan saat sekarang.

Justru sekarang para penjahat HAM bisa berlindung atas nama HAM. Atau pun penjahat kelamin bisa berlindung dengan mengatasnamakan agama.

Baca Juga: Muhammadiyah : Pancasila Sudah Sejalan, Senafas dan Sejiwa dengan Islam

Atau provokator dengan leluasa menyemprotkan hoax dan fitnah agar terjadi pecah belah antar anak bangsa, juga bisa menggunakan atas nama agama.

Para teroris pun bisa berlindung atas nama HAM, namun ketika mengebom, mereka tidak mau disebut sebagai pelanggar HAM, maunya mereka itu disebut sebagai pejuang agama. Asem!

Halaman:

Editor: Saepulloh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kerinduan Seorang Hamba Kepada Rasulullah

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Kyai Said Aqil Siraj, Altruism, Dan Muktamar NU

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Rivalitas HMI dan PMII di Muktamar NU

Jumat, 8 Oktober 2021 | 12:30 WIB

Keharaman Sholat Berjamaah, Ini Asalannya.

Jumat, 8 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Pilih Zodiak Kamu! Mari Kita Lihat Tipe Hatimu

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 06:00 WIB

19 Cara Rhefresh Otak Agar Tidak Lemot

Selasa, 28 September 2021 | 20:20 WIB
X