• Rabu, 27 Oktober 2021

Empat Unsur - Unsur Cinta Menurut Tokoh Psikoanalisis, Erich Fromm

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:39 WIB
Erich Fromm (Adobe Photoshop 2021)
Erich Fromm (Adobe Photoshop 2021)

Bogor Times - Erich Fromm adalah seorang ahli filsuf asal Jerman, seorang tokoh sikoanalisis, psikolog terakhir psikoanalisis setelah kematian gurunya Sigmund Freud. tidak hanya psikoanalisis Erich Fromm juga psikologi humanistik.

Menurut Erich Fromm dalam buku The Art of Loving, cinta yang memberdayakan bukan cinta yang diperdayakan memiliki empat ciri. Berikut ciri - cirinya :

1.Care (Perhatian), Yaitu menaruh perhatian, ciri seseorang mencintai itu harus care, yaitu menaruh perhatian yang serius dan mendalam terhadap kehidupan, perkembangan, maju dan mundurnya, baik dan rusaknya, objek yang dicintainya. Cinta kepada siapa saja jika memang cinta harus peduli, baik kepada pasangan lawan jenis, sesama manusia, Negara bahkan dengan Tuhan.

2.Responsibility (tanggung-jawab), yaitu bertanggung jawab atas kemajuan, kebahagiaan dan kesejahteraan obyek yang dicintainya.seperti halnya orang yang di cintai melakukan yang hal yang tidak baik ikut tanggung jawab untuk mengingatkan. Tanggung jawab disini bukan berarti melakukan
‘dominasi’ atau ‘menguasai’ objek yang dicintai untuk didikte sekehendaknya, tetapi lebih berarti turut terlibat dalam kehidupan obyek yang dicintainya dalam rangka kemajuan dan kesejahteraannya. Setelah prihatin maka harus tanggung jawab yaitu aksi dalam rasa prihatin tersebut.

Baca Juga: Sambut Hari Santri Nasional 2021 Pemkab Bogor Gelar Lomba MQK Secara Virtual

3.Respect (hormat), maksudnya menghargai objek yang dicintai seperti apa adanya, menerima apa adanya, dan tidak bersikap sekehendak hati terhadap obyek yang dicintainya. Seperti hal nya dalam dua insan pasangan saling mencintai namun tidak ada yang mendominasi satu sama lain, bisa menghormati dengan karakter masing - masing. mengambil sebuah contoh kecil ketika 2 orang tidur dalam satu kamar, namun terdapat perbedaan kebiasaan, yang satu senang lampunya dinyalakan yang satu bisa tidur ketika lampu dimatikan, kalau memang Respect tidak ada keegoisan dan harus menang sendiri, namun mengatur strategi agar keduanya bisa tidur, bisa yang suka lampu dinyalakan tidur duluan ataupun sebaliknya.

Baca Juga: Tarian Jepen Bakebur Meriahkan Grand Launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kalimantan Timur

4.Knowledge (pengetahuan), yaitu memahami seluk-beluk objek yang dicintainya.mulai dari hobi,yang tidak disukai dari pasanganmu,dan lain lain, harus saling memahami jangan menutup diri atau cuek.
Apabila objek yang dicintainya itu manusia, maka harus dipahami kepribadiannya, latar belakang yang membentuknya maupun kecenderungannya. Juga harus dipahami bahwa kepribadian seseorang itu terus berkembang.

Baca Juga: Terungkap Sosok Bapak Tua yang Viral dengan Baim Wong

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrul Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kerinduan Seorang Hamba Kepada Rasulullah

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Kyai Said Aqil Siraj, Altruism, Dan Muktamar NU

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Rivalitas HMI dan PMII di Muktamar NU

Jumat, 8 Oktober 2021 | 12:30 WIB

Keharaman Sholat Berjamaah, Ini Asalannya.

Jumat, 8 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Pilih Zodiak Kamu! Mari Kita Lihat Tipe Hatimu

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 06:00 WIB

19 Cara Rhefresh Otak Agar Tidak Lemot

Selasa, 28 September 2021 | 20:20 WIB
X