• Rabu, 27 Oktober 2021

Kalau Jadi Pemimpin Masih Baperan, Anis Baswedan : Berhenti Saja Jadi Pejabat Publik

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 15:53 WIB
Anies Baswedan menjadi korban penyatutan nama tes CPNS (Instagram @aniesbaswedan)
Anies Baswedan menjadi korban penyatutan nama tes CPNS (Instagram @aniesbaswedan)

Bogor Times - Ketika menjadi seorang pejabat publik kritik adalah konsekuensi yang harus di terima seperti itu yang di tekankan Gubernur DK Jakarta Anies Baswedan.

Anis merasa santai saja ketika kritikan pendas bahkan makian yang di lontarkan dari publik kepadanya.

"Kalau berada di wilayah publik, harus siap jadi kotak pos kritik semua urusan," tutur Anies Baswedan dikutip Pikiran-rakyat.com dari pidatonya yang disiarkan kanal Youtube PAN TV pada 5 Oktober 2021.

Anies Menyarankan kepada pejabat yang tidak tahan di kritik atau baperan lebih baik berhenti jadi pejabat publik, karena pada dasarnya pejabat adalah publik figur dan orang memandang dari macam sudut pandang.

Baca Juga: MUI Kecamatan Tanjungsari Gerlar Gebyar Vaksinasi, di Sambut Antusias oleh Masyarakat

"Karena ya inilah paketnya berada di wilayah publik. Kalau tidak mau terima keluhan, tidak mau terima kritik, di rumah saja, urus burung dan rumah tangga," ucap Anies Baswedan.

Tidak hanya kritikan yang Anies Baswedan dapatkan ketika menjadi publik figur, caci maki sampai tudingan - tudingan yang tidak emndasar pernah menyasar kepadanya.

Tudingan yang kerap diterima Anies Baswedan adalah dinilai sebagai 'Gubernur Radikal' atau 'Gubernur Ekstrem'.

Baca Juga: Mandi Tidak Perlu di Lakukan Setiap Hari, Berikut Fakta - Fakta Menurut Dokter

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrul Mubarok

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebut Anies Baswedan Pembohong, Ini Alasan Giring..

Rabu, 29 September 2021 | 17:40 WIB

Giring Tidak Kritik Lord Luhut, Ini Alasannya..

Rabu, 29 September 2021 | 17:17 WIB

Dilarang Lakukan Ini Jika Kencan Pertama

Minggu, 12 September 2021 | 06:34 WIB

Pemilihan RT rasa Pilkades.

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:03 WIB

Cakades Klapanunggal Digugat 10 M

Sabtu, 12 Desember 2020 | 02:19 WIB
X