• Rabu, 27 Oktober 2021

RUU PKS tak Kunjung Disahkan oleh DPR RI, Tsamara Amany PSI : Halo DPR Kapan RUU PKS Sah ?

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 18:49 WIB
Tsamara Menanyakan RUU PKS kepada DPR (Instagram @ tsamaradki)
Tsamara Menanyakan RUU PKS kepada DPR (Instagram @ tsamaradki)

Bogor Times - Tsamara Amany Al Attas Politisi Partai Soladiritas Indonesia (PSI) mendesak Rancangan Undang - undang Penghapusan Seksual (RUU PKS) segera disahkan oleh DPR RI, yang selama ini masih belum ada kejelasan.

Selaku DPP PSI Tsamara menuturkan, bahwa kekerasan seksual sangat menyakitkan dan menghawatirkan, namun ini merupakan realitas yang harus di hadapi perempuan Indonesia.

“Kasus ini menyakitkan, tapi inilah realitas yang dihadapi oleh perempuan Indonesia, perempuan bukan hanya tidak nyaman di ruang publik tapi juga tidak nyaman di ruang privat,” kata Tsamara Amany, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @TsamaraDKI, Jumat, 8 Oktober 2021.

Tasamara menyebut sejumlah pihak tidak mau megakui persoalan sitemik dan berbahaya di Indoensia, seakan persoalan kekerasan sesksual bukanlah hal yang berbahaya.

“Mau berapa banyak lagi korban? Mau sampai kapan pembuat undang-undang mengubur persoalan kekerasan seksual seolah ini bukan persoalan yang urgent? Halo DPR, kapan RUU PKS sah?” kata Tsamara.

Baca Juga: Satu Persatu Mengundurkan Diri, Lesti Kejora Jadi Pemicu Tim Lesti Bubar?

Melihat fenomena yang saat ini malah semakin marak terjadi, Tsamara pun mempertanyakan kinerja DPR RI yang hingga saat ini masih belum mengesahkan RUU PKS tersebut.

“Nah untuk itu kita harus bertanya dimana para pembuat Undang-Undang utamanya DPR, mengapa mereka merasa tidak ada urgensi ketika 1 dari 3 perempuan di Indonesia yang pelecehan atau kekerasan seksual,” kata Tsamara.

Lebih lanjut, Tsamara menegaskan bahwa hal yang saat ini terjadi merupakan masalah darurat kekerasan seksual. Untuk itu dia menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan RUU PKS demi menegakan keadilan bagi korban dan juga membuat jera bagi pelaku.

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrul Mubarok

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebut Anies Baswedan Pembohong, Ini Alasan Giring..

Rabu, 29 September 2021 | 17:40 WIB

Giring Tidak Kritik Lord Luhut, Ini Alasannya..

Rabu, 29 September 2021 | 17:17 WIB

Dilarang Lakukan Ini Jika Kencan Pertama

Minggu, 12 September 2021 | 06:34 WIB

Pemilihan RT rasa Pilkades.

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:03 WIB

Cakades Klapanunggal Digugat 10 M

Sabtu, 12 Desember 2020 | 02:19 WIB
X