• Minggu, 28 November 2021

PT Bogor Mineral Kembali Longsor Tutup Irigasi, Warga Minta Bupati Tengok Bogor Ujung Timur

- Kamis, 25 November 2021 | 08:13 WIB
Materal Longsor Bogor Mineral Tutupi Irigasi (Dokumentasi Bogor Times)
Materal Longsor Bogor Mineral Tutupi Irigasi (Dokumentasi Bogor Times)

Bogor Times - Penampungan limbah penggilingan batu PT Bogor Mineral (BM) kembali longsor, material longsoran tersebut menutupi saluran irigasi Cikompeni, Kp Dukut Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, pada hari sabtu 20 November 2021.

Akibat kejadian tersebut saluran irigasi Cikompeni yang biasa dimanfaatkan oleh warga baik untuk pengairan sawah dan kebun ataupun untuk mencuci pakaian bahkan mandi, tidak bisa lagi digunakan karena tertutup material longsor yang berupa tanah dan pasir.

Jaenudin selaku tokoh pemuda Kp Serena Tonggoh Desa Sirnarasa, Tanjungsari Kabupaten Bogor, mengaku geram dengan kejadian tersebut karena bukan sekali dua kali kejadian material limbah PT Bogor Mineral longsor menutup saluran irigasi,Rabu (25/11/21).

Jaenudin mengatakan seharusya PT Bogor Mineral sadar terkait tanah yang tidak bisa menampung beban berat, dan segera memindahkan limbah tersebut ke tempat yang lebih aman.

"ini sudah ketiga kalinya, yang jadi korban siapa, kalau bukan petani, yang sawahnya kekeringan dan tercampur juga tanah sawah sama material- material dari limbah tersebut, terus masyarakat sekitar yang menggunakan saluran irigasi tersebut untuk kebutuhan sehari - hari. Seharusnya PT BM sadar lah pindahkan itu limbah jangan disitu, jangan karena masyarakat diam saja terus seenaknya".tutur Jaenudin.

Ketua Garuda KPP-RI PAC Kecamatan Tanjungsari, Syahrul Mubarok mengatakan, Perlunya tindakan tegas dari pemerintah, dari mulai tingkat Desa sampai Daerah, mengingat banyaknya penambangan galian C di wilayah Tanjungsari yang tidak perizinan penambangan dan izin lingkungan.

Baca Juga: Bak Terdengar Piring Pecah, MUI Harus Belajar dari Kisah Laila Majnun

"Pemerintah jangan tutup mata terkait hal ini, dari mulai Desa,Kecamatan, Pemkab, bahkan sampai pusat harus menanggapi secara serius perihal maraknya galian C yang berada di Kecamatan Tanjungsari ini, perizinannya juga tidak jelas, dan cenderung merugikan masyarakat malah menguntungkan para kapital,"ucapnya.

Syahrul mengungkapkan kehadiran Galian C ataupun ataupun Bogor Mineral cenderung banyak merugikan kepada masyarakat ketimbang untung yang didapatkan, pasalnya kejadian baik longsor, jalan licin bahkan keretakan rumah warga karena efek tambang yang memakai bahan peledak hanya dirasakan oleh warga sekitar.

Halaman:

Editor: Saepulloh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pergeseran Tanah Sukamakmur, 40 KK Dievakuasi

Senin, 15 November 2021 | 08:56 WIB

Relawan Rumah Yatim Bogor Timur Gelar Bakti Sosial

Rabu, 10 November 2021 | 16:56 WIB
X