• Senin, 8 Agustus 2022

Penjual Uang Palsu dan Prostitusi Online Makin Marak Di Kota Bogor

- Minggu, 28 November 2021 | 09:29 WIB
Ilustrasi (Editing potoshop)
Ilustrasi (Editing potoshop)

Bogor Times - Peredaran uang palsu tidak hanya dilakukan lewat transaksi sistem cash on delivery (COD), namun uang palsu dijual belikan juga via online dengan lewat aplikasi media sosial di Kota Bogor.

Dengan memanfaatkan aplikasi michat para pengedar uang palsu dengan leluasanya mengedarkan uang palsu di aplikasi pencarian teman sesuai jarak tersebut. Minggu, (28/11/21).

Tim dari Bogor Times mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut, setelah berhasil menginstall aplikasi michat, tim mencari pertemanan dengan fasilitas pengguna sekitar.

Nampak pengguna - pengguna michat disekitar kita dari mulai radius 100 meter sampai puluhan Kilometer.

Dari sekian akun pengguna ada beberapa akun yang menjual Uang Palsu, atau disamarkan menjadi Uang KW1, dengan radius cukup dekat sekitar 2 Kilometer.

Baca Juga: Bang Billy Minta Doa Ribuan Yatim Kabupaten Bogor

Dalam bionya akun penjual uang palsu meyakinkan dengan menulis bahwasanya uang tersebut lolos Ultraviolet (UV) Indomaret dan Alfamart.

Tim mencoba menambahkan teman kepada salah satu akun tersebut dan tidak membutuhkan waktu lama langsung direspon oleh pemilik akun Jual Uang Palsu KW 1.

Uang palsu tersebut dijual dari mulai 6 Juta dengan harga 300 ribu rupiah, 12 juta dengan harga 500 ribu rupiah, 22 Juta dengan harga 1 juta rupiah, dan 44 Juta dengan harga 2 juta rupiah.

Halaman:

Editor: Muhammad Syahrul Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan PKL Parung Ditertibkan

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:49 WIB

Keluarga Korban Geng Motor Harap Keadilan

Jumat, 17 Juni 2022 | 20:16 WIB

Para Ajudan Bupati Ade Yasin Kini Jadi Saksi

Sabtu, 28 Mei 2022 | 20:35 WIB

Wow, Bupati Ade Yasin Terciduk KPK

Rabu, 27 April 2022 | 10:35 WIB
X