Jokowi Bagi-bagi Amplop ke Pedagang di Bali

- Selasa, 19 September 2023 | 08:16 WIB
Menkominfo terpilih Budi Arie Setiadi dan Jokowi melumat politik Surya Paloh. (Febri Daniel Manalu)
Menkominfo terpilih Budi Arie Setiadi dan Jokowi melumat politik Surya Paloh. (Febri Daniel Manalu)

Bogor Times-Presiden Jokowi meninjau harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Bali Mester Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 19 September 2023. Presiden sempat membagikan amplop berisi uang kepada pedagang di sana.

Tiba di Pasar Bali Mester sekitar pukul 07.05 WIB, presiden langsung disambut oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan jajarannya. Jokowi dan rombongan pun lalu melakukan peninjauan ke dalam pasar.

 

Jokowi mengawali kunjungannya dengan meninjau area los basah tempat penjual ayam dan daging yang berada tepat di depan Kantor Pasar Area 8. Para pedagang dan masyarakat tampak antusias menyapa Jokowi.

Bagikan bansos berupa uang

Selain meninjau harga dan pasokan bahan pokok, Jokowi juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat dan pedagang di Pasar Bali Mester, Jatinegara.

Seorang pedagang ketupat sayur bernama Safrudin mengatakan Jokowi sempat bertanya tentang omset dan keuntungan yang diperolehnya dari menjual ketupat sayur.

 

"Presiden tanya omset dan untung. Saya bilang omset per hari Rp300 ribu, untungnya Rp50 ribu," kata Safrudin.

Dia pun mengaku mendapatkan amplop berisi uang dari Jokowi.

 

Safrudin pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan Jokowi dan mendoakan agar bisa sukses memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatan.

Kenaikan harga bahan pokok
Peninjauan tersebut dilakukan Presiden Jokowi ditengah kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok dalam beberapa bulan terakhir. Harga beras per 17 September 2023 misalnya, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) rata-rata naik 22,58 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama.

Kenaikan harga pun dialami sejumlah komoditas lainnya seperti cabai, sayur mayur hingga daging ayam. Presiden Jokowi sebelumnya sempat menyatakan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh krisis pangan dunia dan juga musim kemarau berkepanjangan yang disebabkan fenomena El Nino. Jokowi bahkan sempat menyatakan kesulitan untuk mencari negara yang mau mengekspor berasnya ke Indonesia.

"Tidak seperti tahun lalu, disodori pak ini dibeli, ini dibeli. Sekarang mencarinya sangat sulit karena ingin menyelamatkan rakyat masing-masing," kata Jokowi saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke 60 Institute Pertanian Bogor (IPB) di Kampus IPB, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat pekan lalu, 15 September 2023.***

Halaman:

Editor: Rajab Ahirullah

Tags

Rekomendasi

Terkini

Inilah Sejarah Tahun Baru Islam

Selasa, 25 Juni 2024 | 07:00 WIB

Terpopuler

X