• Minggu, 10 Desember 2023

Pengamat Hukum Diduga Diintimidasi Oknum Aparat di SMA N 7 Kota Bogor

- Rabu, 1 November 2023 | 19:39 WIB
Foto SMAN 7 Kota Bogor  (Penulis/Febri Daniel Manalu)
Foto SMAN 7 Kota Bogor (Penulis/Febri Daniel Manalu)

Bogor Times - Pada Rabu,1 November 2023 sekitar pukul 10.00 WIB, sebuah insiden yang menimbulkan kegaduhan terjadi di SMA Negeri 7 yang berlokasi di Jalan Palupuh Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Insiden tersebut diduga melibatkan seorang pengamat hukum yang dikenal dengan nama Irianto dan empat individu yang diduga merupakan oknum aparat.

Menurut salah seorang narasumber yang dirahasiakan namanya keributan itu bermula ketika empat oknum aparat datang ke sekolah SMA N 7.Mereka kemudian bertemu dengan Irianto yang juga sedang berada di sekolah tersebut. Narsum itu mengaku tidak mengetahui apa tujuan kedatangan oknum aparat maupun Irianto ke sekolah tersebut.

“Saya kurang tahu mereka datang karena apa. Saya juga nggak kenal sama Pak Irianto. Saya kan baru kerja tadi pagi. Saya nggak tahu permasalahannya apa,”ujar narasumber kepada wartawan pada Rabu,1 November 2023.

Dia menambahkan, saat itu Kepala Sekolah SMA Negeri 7 sedang berobat karena baru saja menjalani operasi mata. Sedangkan wakil kepala sekolah sedang sakit komplikasi jantung dan kencing batu. Hanya ada satu guru yang bertugas sebagai wakil kepala sekolah bagian humas ,yaitu Pak Agus, namun ia juga sedang berobat.

“Kalau mau tanya-tanya ke Pak Agus aja. Dia yang tahu kejadiannya. Tapi dia juga lagi sakit,” tambah dia.

Dirinya mengaku tidak melihat adanya kontak fisik antara Irianto dan oknum aparat tersebut. Ia hanya mendengar adanya suara cekcok mulut.

“Kalau kontak fisik nggak ada. Cuma cekcok mulut aja. Nggak tahu di mana tepatnya. Kalau ada anaknya di sini atau enggak saya juga nggak tahu. Nama oknum aparatnya juga nggak tahu. Yang jelas masih muda. Umurnya sekitar 39 tahun ke atas,” tutur dia.

Dia mengatakan, keributan itu hanya berlangsung sekitar 10 menit. Setelah itu, Irianto dan oknum aparat tersebut pergi meninggalkan sekolah itu.

“Kejadiannya sih nggak lama-lama amat. Cuma 10 menit. Terus mereka pergi semua,” pungkas dia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah.

Irianto juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan peristiwa keributan ini.

Penulis : Febri Daniel Manalu

Editor: Febri Daniel Manalu

Tags

Terkini

Ketua IPW Dukung Polda Metro Jaya Minta Supervisi KPK

Jumat, 10 November 2023 | 12:16 WIB

BLIS di Ponorogo Untungkan UMKM Lokal

Senin, 6 November 2023 | 11:28 WIB

Dana PDJT yang Tidak Transparan Sebesar Rp 5.5 Miliar

Minggu, 5 November 2023 | 22:28 WIB
X