• Senin, 20 September 2021

Tiga Pabrik Tembakau Sontetis Penghasil Uang Ratusan Juta Per Hari Terjaring Sat Narkoba

- Minggu, 12 September 2021 | 02:43 WIB
Kasatnarkoba Polres Tangerang Selata  tengah tunjukan barang bukti. (Instagram/@humaspolrestangsel)
Kasatnarkoba Polres Tangerang Selata tengah tunjukan barang bukti. (Instagram/@humaspolrestangsel)

Bogor Times- Tidak tanggung-tanggung, jumlah  tembakau  buatan rumahan digerebek Polres  Tangerang Selatan  kemarin. Pabrik yang menemukan tiga titik lokasi yang diprediksi menghasilkan omzet Rp 100 juta per bulan dari hasil penjualannya.

Kepada wartawan Kasatnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Amantha Wijaya mengatakan, ketiga pabrik rumahan tersebut dapat memproduksi kurang lebih 10 kilogram tembakau sintetis setiap bulannya.

Barang haram tersebut lalu diperjualbelikan secara dengan harga Rp 100.000 per gram, sedangkan bahan baku pembuatan sintetis dibanderol Rp 1 juta per gram.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Puding Jagung Manis

Baca Juga: Kuliner Bogor Lezat, Soto Mie SiBoy, Cita Rasa Nusantara Serat Rempah

Baca Juga: Diduga Mikirkan Rakyat Jakarta, Gubernur Anies Baswedan Kecebur Got

"Kalau keuntungannya sementara ini bisa sampai Rp 100 juta per bulan, karena kan ini jaringan nasional, bukan satu-satunya orang saja," ujar Amantha kepada wartawan, Jumat (10/9/2021).

Menurut Amantha, keuntungan dari hasil penjualan tembakau itu digunakan untuk para tersangka untuk operasional pabrik dan membeli kendaraan bermotor.
Saat ini, sebanyak lima unit mobil dan sepeda motor, serta satu sepeda mewah milik para pengunjung sudah memiliki Mapolres Tangerang Selatan.

"Itu barang bukti yang kami sita. Keuntungan dari penjualan ini mereka gunakan untuk membeli itu," pungkasnya.

Baca Juga: Waw! PT. Astra Kembali Membuka Lowongan Kerja

Halaman:

Editor: Ahmad Fauzi

Tags

Terkini

Organisasi WHO Soroti Klaster Siswa Terinfeksi Covid-19

Jumat, 17 September 2021 | 21:58 WIB

Ramai Surat Edaran Bantuan Pesantren di Nilai Hoak

Jumat, 17 September 2021 | 21:54 WIB

Puan Maharani Geram, Kapan China Memasuki Natuna Utara

Jumat, 17 September 2021 | 16:05 WIB

Pendaftaran Prakerja Gelombang 21 di Buka Hari Ini

Kamis, 16 September 2021 | 13:18 WIB
X