• Rabu, 27 Oktober 2021

Pangkas Budaya Premanisme, Kuasa Hukum FM, Desak Universitas Ibnu Khaldun Bentuk Tim Penegak Disiplin

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 10:11 WIB
Ilustrasi Bibit Premanisme di Universitas Ibnu Khaldun (Pixabay)
Ilustrasi Bibit Premanisme di Universitas Ibnu Khaldun (Pixabay)

Bogor Times- Aksi premanisme yang mengorbankan satu orang mahasiswa inisial FM berbuntut panjang.

Kuasa hukum FH yang merupakan mahasiswa Univerditas Ibnu Khaldun (UIKA) yang menjadi korban, R. Anggi Triana Ismail meminta pihak kampus serius menyikapi premanisme.

"Bagi lembaga, premanisme kontraproduktif pada visi dan misi universitas itu sendiri. Karenanya, ada keseriusan pihak kampus harus premanisme yang tumbuh di dalam," kata Anggi pada Rabu 06 Oktober 2021.

Baca Juga: Mandi Tidak Perlu di Lakukan Setiap Hari, Berikut Fakta - Fakta Menurut Dokter

Menurut Anggi, adanya bibit premanisme di kampus tak hanya menghawatirkan keluarga korban, melainkan seluruh orang tua, keluarga mahasiswa dan masyarakat Indonesia.

"Yakinlah, jika premanisme diberi ruang di lembaga pendidikan maka pada akhirnya akan merugikan banyak orang," pungkasnya.

Menyikapi hal tersebut, pihak rektorat UIKA menggelar pertemuan pada hari ini.

Baca Juga: Kasus Pencatutan Nama Anies Baswedan dalam kasus Anak Nia Daniaty Memasuki Babak Baru

Dalam rapat itu, dilakukan dengar pendapat mengenai kronologis kejadian dan menentukan langkah kebijakan internal kampus.

Untuk diketahui, kasus ini pertama kali ada gelaran diskusi internal kampus di universitas ibnu khaldun bogor terkait "beasiswa kuliah".

Halaman:

Editor: Ahmad Fauzi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kereta RLT Jabodebek Cawang Tabrakan di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Twibbon Hari Nasional Sumpah Pemuda, Cantik dan Indah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Alternatif Tempat Wisata Alam Curug Cibeureum

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:56 WIB
X