• Senin, 8 Agustus 2022

Kesal Antri Lama, Warga Kabupaten Bogor Pinta Pak Jokowi Jual Minyak Goreng

- Senin, 14 Maret 2022 | 14:13 WIB
Antrian warga pemburu minyak goreng di Lote Mart, Pakansari, Pagi ini Senin 14 Maret 2022.. (Boks/Bogor Times)
Antrian warga pemburu minyak goreng di Lote Mart, Pakansari, Pagi ini Senin 14 Maret 2022.. (Boks/Bogor Times)

Bogor Times- Antian panjang di Lote Mart area Pakansari tiba-tiba gaduh. Seorang ibu meminta agar pak Jokowi menjual Minyak Goreng.

"Indonesia banyak petani sawit. Tapi kok susah beli minyak goreng harus antri. Pak Jokowi harus jual minyak goreng agar bisa tau titik masalahnya," kata Rusmiyati.

Warga Kelurahan Pabuaran induk ini mengaku telah antri selama lebih dari dua jam. Sejak Pukul 09.00 hingga pukul 11.00.

Baca Juga: Kurangi Kemiskinan Ekstrim, Pemerintah Salurkan Banyuan pada Nelayan

"Sudah antri lama hanya boleh beli seliter per mamber. Kalau minggu kemarin boleh beli dua liter. Jadi aneh," pungkasnya.

Janji Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Pemkab Bogor akan adanya guyuran minyak goreng kemasan satu liternya Rp 14000 dan curah Rp 10000 dianggap bualan. 

Penekusuran Bogor Times di area Cibinong, Citeureup maupun Gunungputri. Tepatnya di area Pakansari dan toko swalayan Jalan Raya Mayor Oking Jayaatmaja, RT 001/001, Kelurahan Puspanegara. Terlihat puluhan ibu-ibu mengantre sejak pagi hari, guna mendapatkan minyak.

Baca Juga: Hari ini, Presiden Jokowi Kunjungi Ibu Kota Negara Nusantara
“Ini saya nunggu dari pagi belum tentu dapat minyak sayur yang harganya perliter Rp 17000. Ga ada harga 14 ribu, ini juga belum tentu dapat minyak,” keluh salah satu pembeli di lokasi Selasa (8/3/22).

Sebelumnya- Kapala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Pemkab Bogor Entis Sutisna mengatakan, dengan kondisi harga minyak goreng yang masih mahal dan langka saat ini. bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI), rencanya pada tanggal 2 Maret tahun ini akan mengadakan giat oprasi pasar (OPM) baik ke pedagang maupun ke mayarakat langsung di 40 kecamatan.

"Dengan menjual minyak goreng kemasan liternya Rp 14000 dan curah Rp 10000, guna kebutuhan warga,” katanya saat dihubungi wartawan (24/2/22).
Penjelasan dari Kabid Tertib niaga pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Pemkab Bogor M. Iban mengatakan, memang benar harga masih mahal tapi dengan catatan, kondisi saat ini di pasaran masih menjual stok yang lama. Sehingga memakai harga yang tinggi. Untuk dijual kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Bogor.

Halaman:

Editor: Usman Azis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada E Jujur, Akui Berbohong dalam Kesaksian

Senin, 8 Agustus 2022 | 10:01 WIB

Bakar Rumah Tetangga, Kakek-kakek Masuk Bui

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:45 WIB

Dua Jasad Nelayan Hilang, Kini Ditemukan

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Anisa Lutfiah Wanita tercantik dan termanis

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:15 WIB

Dianiaya Majikan, TKW Indonesia Minta Pulang

Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:11 WIB

Anak 19 Tahun Nikahi Kades, Lunasi Hutang Ortu

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:02 WIB

Pelakor Sama Dengan Takhbib, Inilah Penjelasannya

Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:10 WIB

Cara Masak Menu Istimewa Untuk Pemula

Kamis, 4 Agustus 2022 | 22:21 WIB

Cara Masak Menu Istumewa Untuk Pemuda

Kamis, 4 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X