• Selasa, 29 November 2022

Aksi Heroik Santri Laporkan Pimpinannya Berbuntut Perdamaian

- Senin, 17 Oktober 2022 | 08:41 WIB
Santri menjawab panggilan Polisi (Istimewa/Bogor Times)
Santri menjawab panggilan Polisi (Istimewa/Bogor Times)

Bogor Times-Keberanian para santri untuk bersaksi atas dugaan pelanggaran pimpinan Pondok Penantrennya berujung damai. Hal itu terjadi usai keluarga korban pencabulan, AM hari ini, mencabut semua tuntutan terhadap tersangka KBS.

“Sudah damai, beberapa hari lalu, keluarga korban sudah mencabut semua tuntutan,” kata penyidik Polres Indramayu yang enggan disebut namanya saat dihubungi pada Minggu 16 Oktober 2022.Ia juga menernagkan, KBS tidak melakukan sodomi melainkan hanya meraba dan membuat korban ejakulasi dengan onani.

“Masih bisa dimaafkan oleh keluarga korban,” katanya.

Baca Juga: Diduga Hendak Begal, Tiga Remaja DItembak Brimob

Baca Juga: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sore Ini

Baca Juga: Mantan Kabais TNI : Muka Kapolri 'Ditampar', Ada Data Lama yang Tak Diketahui

Mengulas, kasus tersebut mencuat diawali protes warga Kota Depok atas dugaan adanya tindakan asusila pada salah satu peserta didik berinisial LB.

Usai mendapat penolakan dari warga, KBS kembali dilaporkan oleh AM pada 10 Agustus 2022 di Polres Indramayu atas dugaan pelanggaran yang sama.

Berjalannya waktu, atas desakan keluarga korban AM menandatangi pernyataan bersama untuk pencabutan laporan tersebut.

Baca Juga: Panen Padi, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir

Halaman:

Editor: Muhamad Rifki Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Tata Cara Shalat Jenazah Ghaib

Senin, 21 November 2022 | 22:10 WIB

1912 Unit Rumah Rusak, 3895 Warga Mengungsi

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X