• Minggu, 17 Oktober 2021

Anggaran Pendapatan Pemkot Bogor Mencapai Triliunan Apakah Masyarakat Miskin Merasakannya

- Jumat, 17 September 2021 | 04:27 WIB
Rapat paripurna anggota DPRD Kota Bogor
Rapat paripurna anggota DPRD Kota Bogor

Bogor Times,Kota Bogor-Walikota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengikuti rapat paripurna penetapan Perubahan Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Tahun 2021 di Gedung DPRD Kota Bogor, pada Kamis (16/9/2021).

Ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, zona risiko rendah dan cakupan vaksinasi di Kota Bogor sudah mencapai 75 persen atau angka ini merupakan angka tertinggi di Jawa Barat.

APBD 2021 juga sudah mengalami dua kali refocusing sesuai dengan amanat Peraturan Perundangan-Undangan.

Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditangkap Kejagung Kerugian Negara Dinyatakan Dalam Bentuk Dollar

"Yang pertama,Refocusing APBD untuk Penanganan Covid-19 sebesar Rp 87 Miliar.Lalu untuk Penanganan Covid-19 dan kebutuhan BTT untuk penanganan bencana lainnya sebesar Rp 30 Miliar," kata Bima Arya disela-sela rapat paripurna bersama anggota DPRD Kota Bogor.

Dalam rapat Perubahan KUA-PPAS, Pendapatan Daerah Kota Bogor ditetapkan jadi Rp 2,5 Triliun atau naik sebesar Rp 303 Miliar yang bersumber dari APBD Murni Tahun 2021.

Sedangkan Perubahan Belanja Daerah menjadi Rp 2,9 triliun atau naik sebesar Rp 374 Miliar.

Baca Juga: Bertahan Tak Ingin Digusur Para Pedagang Di Pasar Kebon Kembang Kota Bogor Kembali Menggelar Aksi Demo

Sementara Perubahan Pembiayaan ditetapkan menjadi Rp 359 Miliar atau naik sebesar Rp 71 miliar yang juga bersumber dari APBD Murni Tahun 2021.

Sehingga pada tahun 2021 Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran tersebut untuk penanganan Covid-19 yang terdiri dari.

Halaman:

Editor: Febri Daniel Manalu

Tags

Terkini

X