Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Harus Netral Dari Kepentingan Politik

- Selasa, 7 November 2023 | 13:53 WIB


 

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Deputi IV bidang informasi dan komunikasi publik Juri Ardiantoro secara resmi mengundurkan diri secara tertulis pada senin 06 November 2023, hal ini karena beliau ikut dalam Tim Kampanye Nasional sebagai wakil ketua Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran. Ia mengucapkan bahwa pengunduran dirinya itu karena menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)

Perlu di ketahui bahwa Juri Ardiantoro merupakan rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Seharusnya yang disoroti saat ini selain dari pengunduran diri Juri dari KSP karena alasan netralitas ASN adalah kenapa beliau tidak menghiraukan netralitas pada perguruan tinggi? Ia hanya mengundurkan diri sebagai KSP dengan alasan netralitas akan tetapi netralitas di wilayah perguruan tinggi tidak disoroti, kenapa tidak sekalian mengundurkan diri sebagai rektor? Jika alasan nya netralitas.

Perguruan tinggi seharusnya menjadi sakral jangan sampai di tunggangi oleh kepentingan politik, apalagi seorang pemimpin perguruan tinggi berafiliasi ke salah satu capres dan cawapres. Netralitas kampus harus tetap di jaga, belum genap satu minggu kampus UNUSIA melalui Fakultas Ilmu Sosial melakukan kolaborasi bersama Bawaslu DKI Jakarta terkait pengawasan partisipatif dikalangan mahasiswa, sekarang mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia harus mengawasi rektor UNUSIA sebagai TKN Prabowo-Gibran untuk menjaga netralitas kampus,

Apalagi UNUSIA di bawah langsung dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang dimana Gus Yahya Kholil Tsaquf selaku Ketua PBNU sendiri sering berpidato mengenai bahwa NU bersih dari politik praktis, memang menjadi TKN adalah hak politik, tapi apakah kampus sebagai perguruan tinggi dan ada lembaga Nahdlatul Ulama akan menjaga netralitas ketika pemimpin dari perguruan tinggi di bawah Nahdlatul Ulama tersebut berafiliasi politik ke salah satu capres dan cawapres?

Kepemimpinan yang berafiliasi politik tentu tidak akan menjaga netralitas selain dengan cara pengunduran diri dari lembaga nya, selaras dengan kata mantan KSP Deputi IV terkait pengunduran dirinya sebagai KSP karena menjaga netralitas di Aparatur Sipil Negara (ASN).

Zulkipli Ikhsan (Mahasiswa Sosiologi UNUSIA)

Editor: Rajab Ahirullah

Sumber: kompas.com, Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Wajah Baru Calon Bupati, Decan :Saya Siap Maju

Rabu, 20 Maret 2024 | 23:38 WIB

Surya Paloh: Junjung Tinggi Politik Beretika

Rabu, 24 Januari 2024 | 08:55 WIB

Terpopuler

X