• Senin, 20 September 2021

Kasihan Warga Cogreg, Tanamannya Diratakan PT JSE Tanpa Ganti Uang. Jamaah Majelis Ancam Demo

- Sabtu, 11 September 2021 | 14:38 WIB
Lokasi Garapan Pohon Pisang Milik Petani yang diratakan tanpa ganti uang. (Rosyka)
Lokasi Garapan Pohon Pisang Milik Petani yang diratakan tanpa ganti uang. (Rosyka)

Bogor Times- Warga sekitar proyek pembangunan RSUD Bogor Utara harus berhati-hati. Pasalnya, ratusan tanaman yang sejak lama ditanam di lokasi proyek yang diratakan tidak mendapatkan ganti uang.

Di antara petani yang belum terganti kerugiannya ads 4 orang petani, salah satu di antaranya adalah Nisan.

Kepada wartawan, Nisan (61) mengaku belum mendapat uang ganti pupuk. 

Baca Juga: Mengenang 17 Tahun Kematian Munir, INSPIRA Bogor : Mana Berani Pak Jokowi

"Katanya mau ada ganti pupuk (uang,red) sampai saat ini tidak ada ganti," kata Nisan (61).

Petani pisang yang juga warga Rt 03/07 ini telah menggarap area proyek dengan menanami pohon pisang. Bukan hitungan hari, Nisan menggarap lahan selama puluhan tahun.

"Tanaman saya banyak yang ditebang. Sudah puluhan tahun saya tanam di lokasi itu dengan pohon pisang," ucapnya.

Baca Juga: Tarif Vaksinasi Gor Pakansari Rp 25-100 ribu, Klas Eksekutif Tanpa Antrian Lama

Belum adanya ganti uang tersebut menyulut emosi warga. Warga menilai, ganti pupuk atau uang tersebut merupakan hak petani yang merupakan warga.

" Jika pelaksana proyek tidak mengalirkan hak petani. Itu artinya mereka menanjang para jamaah majlis. Saya dan jamaah majlis siap demo ke lokasi jika uang itu tidak disalurkan," tegas Pembina Majelis Ikatan Remaja Damai (IRDA) Saepullah pada Sabtu (11/9/2021 ) ).

Halaman:

Editor: Ahmad Fauzi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LPTQ Kota Bogor Berikan 45 Juta Bagi Peserta Juara.

Rabu, 15 September 2021 | 16:42 WIB

Bima Arya Resmi Membuka MTQ Ke- 40 Tingkat Kota Bogor

Rabu, 15 September 2021 | 13:24 WIB

Ketua LPTQ Kota Bogor Apresiasi Ahli Qur'an

Senin, 13 September 2021 | 11:05 WIB
X