• Minggu, 17 Oktober 2021

Partai Solidaritas Indonesia Minta Gaji Anggota DPR RI Dipotong

- Senin, 20 September 2021 | 07:05 WIB
 (Foto Instagram Sigitwid)
(Foto Instagram Sigitwid)

Bogor Times,Jakarta-Setelah Krisdayanti mengeluarkan pernyataan terkait besaran gaji dan tunjangan anggota DPR RI. Juga turut dikritik oleh juru bicara dewan pimpinan pusat (dpp) PSI Sigit Wibowo.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sudah lama mempertanyakan banyaknya tunjangan yang diterima oleh anggota DPR RI.

Selain itu kata Sigit,besaran pendapatan yang diterima oleh anggota DPR RI juga tidak sebanding dengan kinerja mereka.

Baca Juga: Waspada Sejumlah Wilayah di Indonesia Akan Alami Kekeringan

Berdasarkan catatan PSI,pada Tahun 2020 DPR hanya mengesahkan 3 Undang-undang (UU) dari 37 rancangan undang-undang (RUU) program legislasi nasional (Prolegnas).

“Selama dua tahun sejak dilantik, DPR periode ini baru mengesahkan empat Undang-undang dari target 248 RUU yang masuk Prolegnas 2020-2024,"kata Sigit.

Sigit pun menyarankan agar tunjangan yang diterima oleh anggota DPR itu baiknya dipotong dan dialihkan untuk penanganan Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Densus 88 Amankan Empat Orang Terduga Terorist Jamaah Islamiyah 1 Orang Karyawan BUMN

“Tunjangan-tunjangan yang diterima oleh anggota DPR lebih baik dipotong saja dan dialihkan untuk anggaran penanganan Pandemi Covid-19,”pinta Sigit kepada anggota DPR RI.

Dia mengungkapkan,selama kurun tiga tahun terakhir PSI pun sudah menyuarakan besarnya gaji anggota DPR RI di luar gaji pokok yang diterima.

Halaman:

Editor: Febri Daniel Manalu

Terkini

X