• Minggu, 28 November 2021

Publik Tersambar Geledek, Negara Beri Hadiah Pada Maling Uang Rakyat

- Kamis, 4 November 2021 | 11:12 WIB
Koruptor Dihadiahi Karpet Merah (Pixabay)
Koruptor Dihadiahi Karpet Merah (Pixabay)

Bogor Times - Seperti Tersambar Geledek masyarakat dikejutkan informasi yang mengemuka dibidang hukum.

Belum lama ini, Mahkamah Agung (MA) mengajukan permohonan peninjauan kembali atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan.

Meski mengatur tentang pengetatan pemberian remisi untuk kasus-kasus maling uang rakyat, terorisme, dan narkoba, regulasi itu masyhur yang dikenal dengan sebutan PP Pengetatan Remisi Koruptor.

Baca Juga: Belum Setahun Pernikahan Lesti Kejora Lepas Cincin Kawin 

Baca Juga: Aksi Pungli Pedagang Kaki Lima (PKL) Berujung Musyawarah, PD Pasar Siap Setor Uang ke Desa Citeureup 

Baca Juga: Tanpa Esteban Vizcarra, Persib Bandung Optimis Tumbangkan Persela Lamongan

Judicial review itu dimohonkan oleh lima Lembaga yang kini menjalani masa hukuman di Pemasyarakatan Kelas IA, Sukamiskin, Kota Bandung.

Mereka mengajukan uji materi atas empat pasal yakni Pasal 34A Ayat (1) huruf a dan b, Pasal 34A Ayat (3), Pasal 43A Ayat (1), dan Pasal 43A Ayat (3) dalam PP tersebut.

Hasilnya, MA menyatakan bahwa pertimbangan PP Nomor 99 Tahun 2012 bertentangan dengan UU Nomor 12 Tahun 1995 (tentang Pemasyarakatan).

Baca Juga: Sifat Para Zodiak yang Memiliki Lawan Jenis, Taurus: Punya Komitmen yang Kuat

Halaman:

Editor: Ahmad Fauzi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bang Billy Minta Doa Ribuan Yatim Kabupaten Bogor

Sabtu, 27 November 2021 | 13:04 WIB

Tauladan Pergaulan Nabi Muhammad SAW Dengan Agama Lain

Senin, 22 November 2021 | 13:50 WIB
X