Kartanu NU Gratis Diserbu Warga Tanah Merah Jakarta Utara.

- Kamis, 16 September 2021 | 21:59 WIB
Kartanu Gratis diserbu warga Nahdliyyin. (Instagram/@nujakut)
Kartanu Gratis diserbu warga Nahdliyyin. (Instagram/@nujakut)

Bogor Times- Tingginya antusiasme warga Nahdliyyin merespon Kartu Tanda Nahdlatul Ulama (Kartanu) terlihat jelas beberapa waktu yang lalu (11/9/2021).

Antusiame itu terlihat dari gerumunan massa di Kampung Tanah merah Jakarta Utara.

Warga menyerbu tempat pendaftaran Stand Kartanu, yang merupakan program Pengurus Besar NU (PBNU) sejak awal pendaftaran dibuka.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Blak- Blakan Saat Ditanya Kriteria Pria yang Dihindarinya

Terhitung Jumlah para pendaftar sebanyak 100 lebih. Stand Pendaftaran di tiga wilayah Kelurahan Tanah Merah yang terdaftar dan siap menerima KartaNU.

Ratusan warga yang mendaftar KartaNU di Tanah Merah itu berasal dari tiga ranting. Jumlah itu paling banyak dari seluruh ranting yang ada di Jakarta Utara. Hasil yang signidikan tersebut karena gencarnya sosialisasi yang dilakukan oleh MWC dan seluruh lembaga dan badan otonom NU yang ada di Kelapa Gading.

"Kami mengikuti arahan Tim Kartanu PCNU Jakarta Utara dan kemudian bersinergi bersama seluruh pengurus banom, lembaga NU, serta menjalin komunikasi yang baik dengan perangkat Ranting setempat (menyosialisasikan pendaftaran Kartanu)," kata Ketua Ranting NU , Bapak Suratman, kepada Bogor times, Jumat (14/09/2021).

Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditangkap Kejagung Kerugian Negara Dinyatakan Dalam Bentuk Dollar

Sembari menunjukkan SK Kepanitiaan Kartanu Ranting, dia menyampaikan bahwa pengurus GP Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU, dan Jamaah Koin NU yang masuk dalam kepanitiaan, mendapatkan jadwal giliran menyosialisasikan Kartanu ke anak ranting- anak ranting.

"Eksekusi akhir program ini ada pada ranting yang berbasis Rukun Tetangga (RT). Maka dalam setiap acara bimbingan teknis di ranting-ranting, kami juga mengundang kepala desa dan pengurus RT/RW,” ujar Bapak Suratman.
 

Pelibatan pengurus RT dan RW dianggapnya sebagai strategi pendekatan psikologis yang ampuh untuk mewujudkan kerukunan dan menjaga hubungan baik pengurus NU dengan aparatur desa. Setelah sosialisasi dan bimbtek berjalan, selanjutnya evaluasi di tingkat anak ranting dilakukan.

Baca Juga: Dituding Olok olok Santri, Youtuber Deddy Coebuzier Terancam Kehilangan Subscriber
“Ranting-ranting mana saja yang membutuhkan penguatan dan pendampingan agar seluruh kader NU Se Tanah Merah saling mendukung, berjuang dalam komponen yang sama untuk berhasilnya program KartaNU," tandas Ketua Tanfidz NU Ranting Kelapa Gading Barat Periode 2021-2025 itu.
 

Bapak Suratman mengungkapkan, Kartanu diharapkan tidak hanya sebagai penanda identitas saja. Namun Kartanu akan dikembangkan menjadi e-Kartanu untuk memudahkan warga NU mengakses informasi, pelayanan publik, dan pemanfaatan digital marketing sebagai sebuah bentuk khidmat kepada umat.
 
Penulis: Kang Narso

Kontributor: Ade Kosasih

Editor: Ahmad Fauzi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Mengenal Jenis-jenis Kucing

Jumat, 14 Juli 2023 | 22:46 WIB

Inilah Sejarah Lengkap Fatayat NU

Sabtu, 8 Juli 2023 | 23:25 WIB

PC PMII Kabupaten Bogor Gelar Goes to Pesantren

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:08 WIB

PMR SMAN 1 Gunungsindur: Kembangkan Sikap Sosial

Sabtu, 19 November 2022 | 12:33 WIB

RASA, Cerpen Siswa

Jumat, 2 September 2022 | 10:15 WIB

Demi Rumah Tangga, Shema Titipkan Suami

Rabu, 22 September 2021 | 14:29 WIB

Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces Jodoh Menantimu.

Minggu, 19 September 2021 | 23:53 WIB
X