• Kamis, 9 Desember 2021

Apakah Mungkin di 2022 Upah Minimum Naik? Walau Kenaikannya Kurang Pas Bagi Semua Pihak.

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB
m.youtube-Pemerintah di 2022 akan menaikan UMR (m.youtube-Pemerintah di 2022 akan menaikan UMR)
m.youtube-Pemerintah di 2022 akan menaikan UMR (m.youtube-Pemerintah di 2022 akan menaikan UMR)

BogorTimes - Kementerian Ketenagakerjaan, menggelar dialog bersama Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) dan Badan Pekerja Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (BP LKS Tripnas) di Jakarta. Dalam dialognya mengarah muaranya menjelang detik-detik waktu yang akan ditetapkan upah minimum (UM) pada Tahun 2022.

Pada pembahasannya, Kemenaker, Depenas dan BP LKS Tripnas berdialog selama dua hari, 21-22 Oktober 2021. Mereka menggelar dialog tersebut sebagai persiapan dan penyamaan pandangan khususnya mengenai mekanisme penetapan upah minimum, sejalan dengan berlakunya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. 

"Dalam pertemuan ini dibahas hal-hal strategis yang perlu disiapkan untuk penetapan Upah Minimum dan isu-isu yang berkembang terkait penetapan upah minimum,"  ujar  kata Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, di Jakarta, Sabtu 23 Oktober 2021 dikutip dari Pikiran Rakyat.com yang telah rilis dengan judul: "Upah Minimum 2022 Mungkin Naik Meski Tidak Bisa Memuaskan Semua Pihak".

Baca Juga: Bersholawatlah Kepada Nabi Muhammad SAW, itu Bukti Tanda Kecintaanmu Padanya.

Baca Juga: Dipastikan Biaya Transfer Antar Bank RP.2.500, Segera Turun dengan Aturan Baru.

Dalam pertemuan tersebut  Depenas dan LKS Tripnas sepakat untuk mendorong penetapan upah minimum 2022, yang sesuai dengan ketentuan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

"Bagi para pihak yang tidak puas, mereka bisa menggunakan mekanisme gugatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Dirjen Indah Anggoro Putri.

Dikatakan, Depenas dan LKS Tripnas menyadari bahwa penetapan Upah Minimum tidak dapat memuaskan seluruh pihak, mengingat energi seluruh anak bangsa telah terkuras untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Baca Juga: Ali Mochtar Jewer Menantu Amien Rais: Jangan Tiru Kelakuan Mertua.

"Dengan demikian maka Depenas dan LKS Tripnas berharap harus saling menahan diri agar dapat segera keluar dari tekanan akibat pandemi Covid-19," katanya. 

Halaman:

Editor: Imam Shodiqul Wadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Demi Rumah Tangga, Shema Titipkan Suami

Rabu, 22 September 2021 | 14:29 WIB

Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces Jodoh Menantimu.

Minggu, 19 September 2021 | 23:53 WIB

Cara Ampuh Meluluhkan Hati Wanita Yang Kita Suka

Minggu, 12 September 2021 | 06:01 WIB
X