Banyak Telan Korban, Galian C di Cariu Diprotes Warga

- Minggu, 30 Juni 2024 | 16:22 WIB
Kondisi jalan raya akibat galian C di Cariu. (Jalil/Bogor Times)
Kondisi jalan raya akibat galian C di Cariu. (Jalil/Bogor Times)

Bogor Times- Warga mengeluhkan tanah berceceran di jalan raya yang diduga dari truk tambang galian C di Kampung Malingping, Desa Bantarkuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.

Warga Cariu yang minta namanya tidak dipublikasikan menyebut, bahwa tanah yang berceceran di jalan raya tersebut sangat menggangu, karena pada saat musim hujan menjadi lumpur, dan musim kemarau menimbulkan debu.

“Tanah yang berserakan di jalan berasal dari mobil gede yang bawa tanah. Di saat musim hujan jalan jadi licin dan lumpur masuk ke rumah warga,” kata dia, Sabtu 30 Juni 2024.

Baca Juga: Hari Anak Nasional, DKM Masjid Djami Al Ikhlas Ajak Anak Cinta Al Quran

Baca Juga: Uang Aspal Desa Cibodas Digondol Maling, Pj Bupati :Pecat Bendahara Desa

Baca Juga: Prihal Diretasnya PDN, ELSAM: Pemerintah Gagal Lindungi Data Pribadi

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait untuk memperhatikan masalah ini, karena bisa mencelakakan warga.

Merespon hal itu, Ketua Silaturrahmi Majelis Kecamatan Cariu M.Sahrul meminta pengusaha tambang galian C untuk bertanggungjawab atas lingkungan, diantaranya dengan mengantisipasi agar tanah tidak berceceran di jalan raya.

“Harusnya ada kajian amdal terlebih dahulu. Berarti pengusaha tambang galian C tidak ada kajian Amdalalin, ini harus dipikirkan pengusaha. Apalagi LSM Matahari sudah bersurat agar galian C dihentikan sebelum perizinannya keluar,” kata Sahrul, pada Minggu 30 Juni 2024.

Terpisah, Humas Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia (KPORI), Ade meminta pihak berwenang untuk menghentikan tambang galian C ilegal.

“Ini sudah merugikan masyarakat, penegak hukum harus mengambil sikap tegas,” pintanya. 

Cc.Jalil

Artikel Selanjutnya

Inilah Sejarah Tahun Baru Islam

Editor: Usman Azis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X