• Rabu, 27 Oktober 2021

Uang Kembalian di Tukar dengan Permen, Bolehkah?

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 07:55 WIB
Gambar Permen warna warni (https://pixabay.com/id/photos/permen-gula-gula-manis-orang-pintar-50838/)
Gambar Permen warna warni (https://pixabay.com/id/photos/permen-gula-gula-manis-orang-pintar-50838/)

Bogor Times- Dalam proses jual beli tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah uang kembalian.

Biasanya uang kembalian ini kita dapatkan dari sisa uang lebih yang kita bayarkan saat membeli sesuatu.

Sering juga ditemukan uang kembalian yang di ganti dengan barang atau makanan lain.

Baca Juga: Tragis, Seorang Pria Meninggal Saat Live TikTok

Baik di perkotaan maupun di warung-warung kecil di kampung, kita sering mendapati uang kembalian diganti dengan permen.

Artinya, uang sisa atau uang kembalian itu tidak diberikan dalam bentuk uang. Bagaimanakah transaksi yang demikian, apakah sah?


Kita ambil contoh. Misalnya, untuk membayar beras satu kilo yang harganya Rp. 10.500, pembeli memberikan uang Rp. 11.000. Berarti masih ada sisa Rp. 500. Kemudian sisa yang Rp. 500 tidak dikembalikan melainkan diganti dengan permen.

Baca Juga: Netizen: kok Perut Lesty Lebih Besar, Padahal Duluan Aurel Nikahnya

Nah, bagaimana hukum prihal memberikan kembalian sebagaimana yang dilakukan penjual di atas? Bila penjual dalam memberikan mabi’ (beras) dan permen (pengganti kembalian) dalam waktu yang sama, apakah aqad bai’ (jual-beli) tersebut sah, padahal permen tidak ikut dalam bagian aqad?

Pada prinsipnya, pelaksanaan jual-beli sebagaimana model di atas, yang mana si penjual memberikan kembalian berupa permen dan atau barang sejenisnya sebagai pengganti kelebihan uang, adalah terjadi setelah akad jual-beli beras seharga Rp. 10.500,-.

Halaman:

Editor: Mochammad Nurhidayat

Sumber: Pecihitam.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obat Maksiat Hati dari Abah Guru Sekumpul

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:32 WIB
X